PENDIDIKAN KARAKTER MI BEGO

PROSEDUR TETAP ( PROTAP )
KARAKTER PENDIDIKAN MADRASAH IBTIDAIYAH MA’ARIF BEGO
Nilai-nilai Budaya dan Karakter Bangsa yang dikembangkan

1. Relegius

• Berdoa sebelum dan sesudah pelajaran dengan dipimpin oleh guru jam pertama
• Setiap hari jum’ah melaksanakan infaq bagi guru dan siswa
• Setiap pergantian jam pelajaran, siswa memberi salam kepada guru
• Melaksanakan sholat jama’ah zuha waktu istirahat pertama
• Melaksanakan sholat jama’ah zuhur kecuali hari Jum’ah
• Anak diminta mengucapkan salam sebelum dan sesudah kegiatan, jika bertemu dengan guru, bicara dan bertindak dengan memperhatikan sopan santun.
• Anak dibiasakan mengucapkan terima kasih, ma’af, permisi dan tolong
• Mengetuk pintu sebelum masuk kedalam ruangan orang lain.
• Meminta izin untuk menggunaka barang oarang lain.
2. Kedisiplinan

• Membuat catatan kehadiran pendidik dan peserta didik
• Setiap hari jum’ah pertama pukul 07.00 s.d. 08.00 seluruh warga sekolah melakukan senam kesegaran jasmani
• Pukul 07.00 semua siswa harus sudah ada dimadrasah dengan toleransi 10 menit , siswa pulang sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
• Jam 06.45 semua guru harus sudah berada bagi guru yang hadir tidak tepat waktu diberikan teguran dan pulang sesuai jadwal yang ditentukan ( senin – kamis pukul 13.30 Hari Jum’ah pukul : 11.00 Hari Sabtu pukul : 13.00 )
• Kerapihan dan kebersihan pakaian , dicek setiap hari oleh seluruh guru jam pertama , siswa yang tidak berpakaian rapi diminta merapikannya dan diberitahu cara berpakaian rapi ( kereteria rapi yaitu baju dimasukkan, atribut lengkap, menggunakan kaos kaki dan sepatu yang ditentukan )
• Guru dan Pegawai berpakaian rapi sesuai dengan ketentuan ( senin : Keki, Selasa dan Rabu: Abu-abu depag, Kamis : Batik ,Jum’ah : Sleman Sembada dan Sabtu: Polos)
• Meminjam dan mengembalikan sendiri buku perpustakaan pada petugas perpustakaan

3. Peduli lingkungan Lingkungan bersih
• Membiasakan anak untuk membuang sampah pada tempatnya
• Setiap jam terakhir atau pukul 13.10 siswa melakukan kebersihan didampingi guru yang mengajar terakhir. Siswa membuang sampah kelas ke TPS
• Setiap jum’ah minggu ke dua dan ke empat pukul 07.00 – 08.00 seluruh warga sekolah melakukan jum’ah bersih.
• Guru melaksanakan piket secara berkelompok untuk melihat kebersihan lingkungan.
Kelas bersih
• Piket Kelas secara kelompok membersihkan kelasnya, strategi setelah pulang sekolah.
• Siswa secara individu menata bangku dan kursi setiap hari supaya terlihat rapi.
• Melakukan pengamatan kebersihan lingkungan oleh penanggung jawab lingkungan ( kreteria ditentukan sekolah ) dilakukan setiap minggu dan diumumkan pada saat upacara hari senin. Kelas bersih diberi penghargaan bendera hijau, dan kelas kotar diberi sangsi bendera merah. Kelas yang lain dianggap agak bersih.
• Tidak mencoret tembok atau bangku/ kursi/ fasilitas sekolah. Bagi yang mencoret diberi sangsi membersihkan atau mengecet ulang.

4. Peduli Sosial

• Mengunjungi panti jompo/ panti asuhan dalam 1 kali setahun, dan membuat laporan kunjungan.
• Mengumpulkan barang-barang yang masih layak pakai di sekolah dan menyumbangkannya pada yang membutuhkan, 1 kali setahun.
• Mengumpulkan sumbangan pada momen tertentu, misalnya gempa bumi, kebakaran, banjir dan lain-lain ( sifatnya temporer )
• Mengunjungi teman yang sakit.
5. Kejujuran

• Menyediakan tempat temuan/ barang hilang.
• Transparansi laporan keuangan sekolah.
• Menyediakan kotak saran dan pengaduan.
• Larangan mencontek saat ujian.

6. Cinta Tanah Air.

• Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
• Menyanyikan lagu kebangsaan setiap upacara bendera dan peringatan hari besar nasional.
• Memajang foto presedin dan wakil presiden serta lambang negara.
• Memajang foto para pahlawan nasional
• Menggunakan produk buatan dalam negeri.
7. Mandiri

• Siswa mengeluarkan sebagian uangnnya untuk infaq di hari jum’ah
• Siswa mengikuti berbagai perlombakan oleh Madrasah maupun intansi/ lembaga lain.
• Setiap mulai pelajaran, siswa maju ke depan untuk memimpin do’a teman-temannya secara bergilir.
• Memberikan kesempatan pada siswa laki-laki untuk menjadi muadzim salat zuhur dan iman salat dzuha.
• Siswa diberi PR oleh guru setiap hari
• Diadakan sanlat ( Pesantren kilat ) setiap minggu ke tiga bulan romadhon.
• Siswa diberi tugas piket secara bergilir setelah pelajaran
8. Demokratis

• Guru mengadakan rapat koordinasi guru seminggu sekali
• Guru mengajar tidak hanya memihak ke salah satu siswa, melainkan kesemua siswa baik didalam maupun diluar kelas
• Guru tidak hanya mengajar/ menyampaikan materi saja kepada siswa, melainkan memberi waktu siswa untuk memberi komentar atau pertanyaan.

9. Rasa ingin tahu

• Mengadakan MOS ( Masa Orentasi Siswa ) setiap awal tahun.
• Mengadakan Outbond di akhir tahun.
• Diadakannya acara work shop atau seminar untukmenambah wawasan guru diwaktu tertentu oleh pihak Madrasah.
• Siswa belajar bersama membuat suatu ketrampilan tertentu dengan bimbingan lembaga lain seperti LCC.

10. Semangat Kebangsaan

• Siswa dan guru melaksnakan upacara setiap hari senin.
• Siswa menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Jawa yang baik dan benar dalam berinteraksi di lingkungan madrasah.
• Setiap hari sabtu siswa melakukan latihan pramuka di madrasah.
• Setiap tanggal 14 Agustus siswa mengadakan kegiatan kemah untuk kelas VI
• Setiap tahun siswa melakunan kegiatan pesta siaga untuk kelas IV.
• Setiap tanggal 17 Agustus semua warga madrasah melaksanakan upacara Peringatan HUT RI
• Memasang atribut kebangsaan di kelas maupun di kantor.
• Siswa diajarkan bahasa jawa.
• Siswa diajarkan untuk tidak membeda-bedakan teman yang berasal dari suku daerah lain.
• Mengajarkan kepada siswa tentang ni;ai-nilai kepahlawanan pada saat pelajaran PKn dan IPS.
• Siswa wajib memakai seragam lengkap dengan atributnya.
11. Cinta Tanah Air

• Siswa dan guru melaksnakan upacara setiap hari senin.
• Siswa dijarkan menyanyikan lagu wajib dan daerah.
• Setiap tanggal 14 Agustus siswa mengadakan kegiatan kemah untuk kelas VI
• Setiap tanggal 17 Agustus semua warga madrasah melaksanakan upacara Peringatan HUT RI
• Siswa menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Jawa yang baik dan benar dalam berinteraksi di lingkungan madrasah.
• Setiap hari sabtu siswa melakukan latihan pramuka di madrasah.
• Memasang gambar-gambar pahlawan nasional di ruang kelas.
• Mengajarkan kepada siswa untuk menggunakan produk dalam negeri , misalnya : tas dan sepatu buatan Indonesia.
• Setiap tahu siswa kelas IV mengadakan outbond untuk meningkatkan rasa cinta terhadap alam.
• Setiap tahun siswa kelas VI mengadakan rekreasi untuk mengenal potensi alam yang dimiliki daerah.

12. Menghargai Prestasi

• Diberikan biasiswa/ uang pembinaan kepada siswa yang yang berprestasi dalam bidang non akademik.
• Pemberian hadiah kepada siswa yang juara kelas setiap semester.
• Pemberian reward kepada siswa saat pelajaran berlangsung.
• Memajang hasil karya siswa di kelas.
• Mendokomentasikan foto-foto , piagam, pialan, pada siswa yang berprestasi dalam bidang akademik dan non akademik.
• Mempromosikan siswa yang berprestasi kepada siswa lain agar ikut termotivasi.
• Guru selalu memberi motivasi kepada siswa yang berprestasi agar mempertahankan prestasinya yang dimilik.
• Guru mendorong siswa lain supaya bisa berprestasi baik akademik maupun non akademik.
• Mengundang alumni siswa yang berprestasi untukmengisi ceramah pada saat buka bersama dengan maksud siswa yang lain mencontoh dan termotivasi.

13. Bersahabat/ Komonikasi

• Setiap pagi siswa wajib bersalaman dengan guru dan sesama siswa yang sejenis
• Siswa wajib sholat dzuha bersama kecuali berhalangan.
• Siswa Klas III – VI wajib sholat berjamaah dzuhur kecuali yang berhalangan.
• Menciptakan suasana kelas yang bersahabat yaitu membantu teman yang kesulitan dalam menerima pelajaran.
• Selalu menghargai sesama guru, siswa dan warga madrasah.
• Siswa membawa bekal makanan dan minuman dari rumah dan tidak diperbolehkan jajan sembarangan.
• Siswa wajib berbicara dengan sopan dan santun kepada Bapak/Ibu guru dan warga madrasah.
• Menjalin hubungan antar guru dan orang tua/ wali murid tiap hari mimggu ke dua tiap bulannya.

14. Cinta Damai

• Menciptakan suasana yang kondosif didalam kelas maupun lingkungan madrasah.
• Sesama siswa tidak boleh saling mengolok-olok, mengejek, saling menyakiti dan menghina sesama teman yang lain.
• Siswa wajib melerai jika ada teman yang berkelai dan melopor kepada guru piket.
• Mengunjungi teman yang sakit.
• Bersodakoh kepada orang yang membutuhkan.
• Kerja bakti membersihkan lingkungan madrasah sebulan sekali.

15. Gemar Membaca

• Siswa membaca di perpustakaan dan mentaati tata tetib perpustakaan.
• Membuat majalah didnding ( mading ) setiap kelas sebulan sekali untuk memperkaya pengetahuan.
• Memajang karya-karya siawa di kelas masing-masing guna menumbuhkan kreatifitas anak dan menghargai karya anak.
• Siswa diwajibkan membaca buku ( minimal 1 buku ) dengan melaporakan resume kepada guru kelas.
16. Peduli lingkungsn

• Membiasakan anak membuang sampah pada tempatnya
• Setiap jam terakhir siswa melakukan kebersihan dan memungut sampah di sekitar kelasnya didampingi guru yang mengajar jam terakhir langsung membuang sampah ke TPS
• Setiap minggu ke 2 da ke 4 pukul 07.00 – 08.00 seluruh warga madrasah melakukan jum’ah bersih.
• Petugas Kebersihan madrasah memungut sampah yang ada di tempat sampah, dikantor dan di luar jangkauan siswa setelah istirahat ke 2 dan langsung dbuang di TPS.
• Guru mengadakan piket kelompok untuk melihat kebersihan lingkungan .
• Mengadakan penghijauan dan tamanisasi.
• Siswa dilarang coret-coret tembok dingkungan madrasah.

17. Peduli sosial

• Mengumpulkan infaq setiap hari jum’ah.
• Menyalurkan infaq shodakoh pada setiap bulan romdhlon
• Menyantunin yatim piatu setahun sekali pada hari ‘asyuro
• Mengunjungi panti asuhan setahun sekali setahun sekali dan membuat laporannya.
• Mengumpulkan barang-barang/ baju pantas pakai di madrasah dan menyumbangkan pada yang membutuhkan, setahun sekali.
• Mengumpulkan sumbangan ada monen tertentu, misalnya gempa bumi,kebakaran, banjir, gunung meletus dan lain-lain ( sifatnya temporer ).
• Mengunjungi teman yang sakit.
18. Tanggung jawab.

• Membiasakan anak membersihkan kelas sebelum pelajaran, di mulai dengan cara dipiket dan membersihkan kelas dan merapikannya setelah jam terakhir, dan menyiapkan keperluan pembelajaran yang diperlukan ( penghapus, spedol dan lain-lain )
• Guru piket datang lebih awal dan bertanggung jawab atas kebersihan kelas.
• Melaksanakan jadwal piket upacara hari senin dan hari-hari besar nasional maupunkeagamaan.
• Melaksanakan piket dokter kecil.
• Melaksanakan piket shalat dhuha dan shalat dzuhur ( Azan dan imam )
• Piket guru mengisi kekosongan ( guru yang ijin / berhalangan mengajar ) dan mencukupkannya.
• Piket guru/ menjadi pembina upacara tiap hari senin.
• Piket guru/ mendampingi dan menertibkan anak-anak waktu shalat dhuha dan dhuhur.
• Seluruh warga madrasah wajib melaksanakan tugas masing-masing dan menjaga lingkungan madrasah ( keamanan, ketertiban dan kebersihannya ).

Sleman, 13 Desember 2011
Kepala Madrasah

H. Saliman, S.Ag
NIP. 19540723 198302 1 001

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s